Siang ini hanya ada aku dan ayahku di rumah. Ibu dan kakakku pergi ke rumah saudara sedangkan adikku sedang sekolah. Tidak ada kegiatan yang bisa kulakukan, padahal aku tahu harus membersihkan kandang hamster. Ah... nanti dulu lah~ aku ingin bersantai-santai lebih lama lagi. Lalu aku ingat ada film yang belum kutonton, Pan's Labyrinth dan Bridge to Terabithia.

Film-film jadul sih tapi aku baru bisa menontonnya sekarang, hiks T_T. Tapi tak apalah.
Pan's Labyrinth (El Laberinto Del Fauno) mengambil setting di Spanyol tahun 1943 (film ini juga buatan negeri sana), dan saat itu sedang berlangsung civil war antara prajurit negara dengan gerilyawan set
empat. Film ini bercerita tentang Ofelia, gadis yang terpaksa pindah bersama ibunya yang sedang hamil ke rumah ayah tirinya yang seorang Kapten prajurit. Ternyata Ofelia adalah semacam reinkarnasi dari Putri... aaargh lupa namanya! =3= Yah, dalam cerita, Putri ini adalah Putri dari kerajaan yang ada jauh di dalam tanah, tak terjamah manusia. Karena keingintahuannya akan dunia manusia, ia melarikan diri dari kerajaannya. Tetapi saat sampai di dunia manusia, ia tidak dapat bertahan hidup dan meninggal. Namun ayahnya, sang Raja, yakin bahwa jiwanya masih hidup dan akan kembali suatu saat nanti, maka ia membuka semua portal yang menghubungkan kerajaannya dengan dunia manusia. Labirin itu--yang Ofelia temukan dekat rumah ayah tirinya--adalah portal yang terakhir dan di situ Ofelia bertemu dengan dewa Romawi yang berwujud faun, pelayan Raja. Untuk dapat kembali ke kerajaannya, Ofelia harus melakukan 3 pekerjaan yang diberikan oleh dewa ini sebelum bulan purnama muncul.
Ratingnya "Dewasa" jadi tidak heran kalau ada beberapa adegan sadis yang muncul, aku jadi sering memalingkan wajahku dari layar TV karena tidak sanggup melihatnya. Hih. Mungkin bagi sebagian orang yang sudah terbiasa melihat adegan ekstrim tidak akan menganggapnya begitu berarti. Tapi cukup ngeri bagiku.
Secara keseluruhan, ini adalah film yang suram, menurutku, dan masuk kategori gothic fairy tale dari review yang kulihat di sebuah website. Ceritanya serius, menarik, dan berakhir bahagia. Aku juga mendapat beberapa pesan moral yang bagus. Intinya, aku suka film ini!
Aku agak terkejut saat sedang browsing info film ini dan menemukan sebuah website yang menentang keras keberadaannya karena mengandung Satanisme dan Paganisme. Well, aku tidak bisa berkomentar banyak tentangnya (karena aku tidak tahu banyak) tapi jelas aku tidak memandangnya dari segi itu. Aku mengambil yang baik-baik saja yang bisa kupelajari. I always keep my faith in Jesus. Hal-hal semacam itu tidak memberiku pengaruh apa-apa. Begitulah fantasi, aku hanya menganggapnya sebagai sebuah cerita yang sangat menghibur. Terserah kalian mau bagaimana menanggapinya.
Yang kedua Bridge to Terabithia. Nah, sepertinya aku tidak perlu bercerita lebih banyak lagi untuk film yang satu ini, semua pasti sudah tahu. Yang belum tahu? Tonton saja sendiri hehe... Yang jelas aku sampai dibuat menangis dengan endingnya T_T
Aku suka sekali dengan AnnaSophia Robb yang memerankan Leslie Burke. Wajahnya tipe-tipe wajah peri hahaha. Senyumnya maniiiiisss banget and I love the way she dress in this movie. Lawan mainnya adalah Josh Hutcherson, berperan sebagai Jess. Josh sebelumnya juga b
erperan dalam film Zathura: A Space Adventure. Aku juga suka film itu walau tipe cerita mirip sekali dengan Jumanji. Yang tidak aku sangka adalah AnnaSophia ternyata pemeran Violet Beauregarde di film Charlie and the Chocolate Factory. Huh? Dia terlihat sangat menyebalkan di film itu, yang berarti aktingnya sukses besar karena dia begitu tampak manis dan menyenangkan di Terabithia. Aku jadi ngefans. Seumur hidupku aku hanya ngefans satu aktris cilik yaitu Dakota Fanning yang sudah main di banyak film (I Am Sam, Charlotte's Web, War of the World, juga New Moon dan Eclipse--walau hanya sebagai pemeran pembantu. Kyaaa~ Jane! XD) dan sekarang ditambah AnnaSophia >_<.
Aku juga menemukan interview AnnaSophia dan Josh tentang Terabithia lho. Kalau mau lihat silakan klik di sini.
empat. Film ini bercerita tentang Ofelia, gadis yang terpaksa pindah bersama ibunya yang sedang hamil ke rumah ayah tirinya yang seorang Kapten prajurit. Ternyata Ofelia adalah semacam reinkarnasi dari Putri... aaargh lupa namanya! =3= Yah, dalam cerita, Putri ini adalah Putri dari kerajaan yang ada jauh di dalam tanah, tak terjamah manusia. Karena keingintahuannya akan dunia manusia, ia melarikan diri dari kerajaannya. Tetapi saat sampai di dunia manusia, ia tidak dapat bertahan hidup dan meninggal. Namun ayahnya, sang Raja, yakin bahwa jiwanya masih hidup dan akan kembali suatu saat nanti, maka ia membuka semua portal yang menghubungkan kerajaannya dengan dunia manusia. Labirin itu--yang Ofelia temukan dekat rumah ayah tirinya--adalah portal yang terakhir dan di situ Ofelia bertemu dengan dewa Romawi yang berwujud faun, pelayan Raja. Untuk dapat kembali ke kerajaannya, Ofelia harus melakukan 3 pekerjaan yang diberikan oleh dewa ini sebelum bulan purnama muncul.Ratingnya "Dewasa" jadi tidak heran kalau ada beberapa adegan sadis yang muncul, aku jadi sering memalingkan wajahku dari layar TV karena tidak sanggup melihatnya. Hih. Mungkin bagi sebagian orang yang sudah terbiasa melihat adegan ekstrim tidak akan menganggapnya begitu berarti. Tapi cukup ngeri bagiku.
Secara keseluruhan, ini adalah film yang suram, menurutku, dan masuk kategori gothic fairy tale dari review yang kulihat di sebuah website. Ceritanya serius, menarik, dan berakhir bahagia. Aku juga mendapat beberapa pesan moral yang bagus. Intinya, aku suka film ini!
Aku agak terkejut saat sedang browsing info film ini dan menemukan sebuah website yang menentang keras keberadaannya karena mengandung Satanisme dan Paganisme. Well, aku tidak bisa berkomentar banyak tentangnya (karena aku tidak tahu banyak) tapi jelas aku tidak memandangnya dari segi itu. Aku mengambil yang baik-baik saja yang bisa kupelajari. I always keep my faith in Jesus. Hal-hal semacam itu tidak memberiku pengaruh apa-apa. Begitulah fantasi, aku hanya menganggapnya sebagai sebuah cerita yang sangat menghibur. Terserah kalian mau bagaimana menanggapinya.
Yang kedua Bridge to Terabithia. Nah, sepertinya aku tidak perlu bercerita lebih banyak lagi untuk film yang satu ini, semua pasti sudah tahu. Yang belum tahu? Tonton saja sendiri hehe... Yang jelas aku sampai dibuat menangis dengan endingnya T_T
Aku suka sekali dengan AnnaSophia Robb yang memerankan Leslie Burke. Wajahnya tipe-tipe wajah peri hahaha. Senyumnya maniiiiisss banget and I love the way she dress in this movie. Lawan mainnya adalah Josh Hutcherson, berperan sebagai Jess. Josh sebelumnya juga b
erperan dalam film Zathura: A Space Adventure. Aku juga suka film itu walau tipe cerita mirip sekali dengan Jumanji. Yang tidak aku sangka adalah AnnaSophia ternyata pemeran Violet Beauregarde di film Charlie and the Chocolate Factory. Huh? Dia terlihat sangat menyebalkan di film itu, yang berarti aktingnya sukses besar karena dia begitu tampak manis dan menyenangkan di Terabithia. Aku jadi ngefans. Seumur hidupku aku hanya ngefans satu aktris cilik yaitu Dakota Fanning yang sudah main di banyak film (I Am Sam, Charlotte's Web, War of the World, juga New Moon dan Eclipse--walau hanya sebagai pemeran pembantu. Kyaaa~ Jane! XD) dan sekarang ditambah AnnaSophia >_<.Aku juga menemukan interview AnnaSophia dan Josh tentang Terabithia lho. Kalau mau lihat silakan klik di sini.






aku juga ngefans x ma AnnaSophia Robb, aq tau dia wktu nonton film bridge to terabithia. . .
BalasHapusAnnaSophia Robb cewek trcantik n' trmanizz yang prnah q liat dia slalu mengingatkn q sama seseorang. . .
ooya, boleh copas gx gan yang artiken AnnaSophia Robb???
Yupz! sweet girl ^^
HapusHmm sorry, I think no. Klo ingin share artikel ini langsung kasih link ke artikel ini aja di postingan blog kamu ya. Makasih udah mapir~ ^^