Berita nggak penting. Saya bangun pagi (yang pasti lebih awal dari biasanya) dan sudah mandi. Hahaha.
Sedang bersama Mary sekarang. Ia sukses menyiksa jariku dan bertambah sakit saja rasanya. Lebih parah daripada saat pertama kali belajar memainkan Jane. Aku baru berhasil, emm... lumayan berhasil, memainkan satu lagu dengan petikan, Love Is Blue (Claudine Longet/Blackburn). Aku suka lagu ini sewaktu kecil, dan masih sampai saat ini. Biru adalah warna kesukaanku. Selain itu akordnya juga lumayan gampang, dan sepertinya liriknya benar-benar mencerminkan suasana hatiku.
Blue, blue, my world is blue
Blue is my world, now I'm without you
Grey, grey, my life is grey
Cold is my heart since you went away
Red, red, my eyes are red
Crying for you alone in my bed
Green, green, my jealous heart
I doubted you and now we're apart
When we met how the bright sun shone
Then love died now the rainbow is gone
Black, black the nights I've known
Longing for you so lost and alone
Gone, gone, the love we knew
Blue is my world now I'm without you
Ehem... Perbedaannya, aku tidak punya "siapa-siapa" sebelumnya, hanya saja aku merindukan seseorang yang akan menjadi "siapa-siapa"-ku nantinya. Umm mungkin aku juga merindukan orang-orang yang pernah kutaksir sebelumnya, sangat menyayangkan hanya bisa memandang wajah mereka dan menyimpan sendiri perasaanku.
Huah. Melankolisnya keluar lagi. Padahal aku sudah bertekad tidak akan menulis tentang "cinta" di blog ini. Bikin sakit hati saja.
Apa boleh buat, aku suka menulis. Aku tidak tahan jika tidak menuliskan apa saja yang mengganjal di hatiku. Mumpung lagi good mood. Mungkin ini yang disebut dengan "pelampiasan" untuk mengurangi rasa sakit itu.
Sedang bersama Mary sekarang. Ia sukses menyiksa jariku dan bertambah sakit saja rasanya. Lebih parah daripada saat pertama kali belajar memainkan Jane. Aku baru berhasil, emm... lumayan berhasil, memainkan satu lagu dengan petikan, Love Is Blue (Claudine Longet/Blackburn). Aku suka lagu ini sewaktu kecil, dan masih sampai saat ini. Biru adalah warna kesukaanku. Selain itu akordnya juga lumayan gampang, dan sepertinya liriknya benar-benar mencerminkan suasana hatiku.
Blue, blue, my world is blue
Blue is my world, now I'm without you
Grey, grey, my life is grey
Cold is my heart since you went away
Red, red, my eyes are red
Crying for you alone in my bed
Green, green, my jealous heart
I doubted you and now we're apart
When we met how the bright sun shone
Then love died now the rainbow is gone
Black, black the nights I've known
Longing for you so lost and alone
Gone, gone, the love we knew
Blue is my world now I'm without you
Ehem... Perbedaannya, aku tidak punya "siapa-siapa" sebelumnya, hanya saja aku merindukan seseorang yang akan menjadi "siapa-siapa"-ku nantinya. Umm mungkin aku juga merindukan orang-orang yang pernah kutaksir sebelumnya, sangat menyayangkan hanya bisa memandang wajah mereka dan menyimpan sendiri perasaanku.
Huah. Melankolisnya keluar lagi. Padahal aku sudah bertekad tidak akan menulis tentang "cinta" di blog ini. Bikin sakit hati saja.
Apa boleh buat, aku suka menulis. Aku tidak tahan jika tidak menuliskan apa saja yang mengganjal di hatiku. Mumpung lagi good mood. Mungkin ini yang disebut dengan "pelampiasan" untuk mengurangi rasa sakit itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar