Jumat, 10 Maret 2017
Menjelang tengah hari
Aku sedang sibuk mengetik not angka yang cukup bikin stres untuk paduan suara gerejaku ketika ibuku menyebut namaku (dua nama tengahku) sambil memegang sebuah amplop putih. Penasaran karena aku hanya menggunakan nama itu di beberapa media sosialku, aku mendekati ibu dan girang bukan main karena ternyata itu adalah surat balasan dari teman pena pertamaku! Seolah itu belum cukup mendebarkan, ibuku menyebut namaku lagi (nama kecilku) dan kali ini beliau memegang amplop coklat yang langsung saja kurebut karena ibu suka berlama-lama mengamati barang orang dan bertanya-tanya (agak kepo memang =w=). Amplop coklat itu berisi pesananku dari seorang teman (yang tidak jadi barang pesanan karena ia memberikannya dengan cuma-cuma =w=). Tak kusangka cepat juga sampainya.
Yang pertama kali kuamat-amati tentu saja surat dari teman penaku karena aku tidak menyangka ia akan membalasnya. Aku sudah pasrah kalau-kalau ia tidak ada niatan untuk membalas surat pertamaku untuknya karena sudah empat bulan lebih tidak ada kabar sejak ia menerima suratku itu. Teman penaku ini berasal dari Florida, otomatis pakai bahasa Inggris kan ya, aku merasa takut dan malu kalau-kalau dia tidak menyukai (surat)ku dan menganggapku aneh (karena perbedaan budaya dan sebagainya). Tapi ternyata dia membalasnya! Aku tidak henti-hentinya memekik kegirangan, cengar-cengir sendiri, mengagumi coretan bolpoin hitamnya yang memenuhi bagian belakang amplop. Ada gambar macam-macam: pelangi, pepohonan, keyboard, gitar, dan banyak lagi yang diselingi berbagai kata-kata yang menghangatkan hati. Aku bertanya-tanya apakah ada di antara kata-kata itu yang berasal dari lirik sebuah lagu. Yang paling menarik perhatianku adalah ada gambar negara bagian Florida yang ia tandai dengan "I'm here" dan tidak jauh dari situ kata-kata "you are here" yang ditulis di atas gambar di suatu tempat dalam tata surya XD. Perangkonya juga bagus sekali, bergambar Jimi Hendrix. Jujur saja aku belum pernah mendengarkan Jimi Hendrix. Pertama kali tahu Jimi Hendrix adalah saat aku melihat pameran lukisan dan berbagai benda seni rupa di Gedung Merak sekitar dua tahun yang lalu. Ada seorang seniman yang melukis Jimi Hendrix di atas media yang sangat besar dengan sangat indah. Perangko ini mengingatkanku akan lukisan itu karena bagiku sama indahnya <3. Aku jadi malu karena waktu aku mengirim suratku, aku membeli perangko seadanya. Hiks. Maklum masih pemula. Aku tidak langsung membaca surat itu karena aku masih merasa sayang untuk membukanya, lagipula saatnya tidak pas. Pekerjaanku belum selesai, aku belum mandi, dan satu jam lagi harus berangkat mengajar. Jadi kusimpan surat itu untuk kubaca sore nanti kalau aku sudah pulang.
Aku beralih ke amplop coklat dan terkejut karena ternyata ukuran patch-nya besar juga =w= dan lagi ada dua buah padahal aku hanya memesan satu. Setelah kukonfirmasi, kata Pakdhe itu bonus. Yang bikin tambah sebal adalah, katanya aku transfer ongkos kirim saja, tapi ujung-ujungnya aku dibilang nggak usah transfer. Jadi gratis donk. Padahal awalnya kan aku memang niat mau beli =__=. Awas saja deh, Pakdhe, tunggu pembalasanku! Hahaha. Aku memesan patch itu karena punyaku yang kudapat dari membeli album bundling hilang, kucari-cari tidak ketemu padahal mau kupasang. Patch yang dijual terpisah berukuran lebih besar lagipula tulisan nama band-nya berbeda warna, sengaja begitu karena patch yang di-bundling ceritanya edisi spesial. Kalau besar begini aku jadi bingung mau pasang di mana, sementara disimpan dulu saja di kotak cepat sembuh. Hehe.
![]() |
| The Cloves and the Tobacco - Across the Horizon patch |
Begitulah. Di hari Jumat yang lumayan melelahkan dan bikin stres itu, aku jadi bersemangat lagi karena dua buah amplop yang membawa kebahagiaan datang di waktu yang bersamaan. Aku belum pernah mendapatkan dua kiriman di hari yang sama. Bagiku itu adalah hal yang sangat menggembirakan! \(^o^)/


